- Home
- Kelas Belajar
- CodeIgniter 4 dari Nol: Bikin CRUD Sendiri Sampai Jalan
Kelas ini mengajak kamu belajar CodeIgniter 4 mulai dari instalasi hingga bisa membuat aplikasi CRUD sederhana yang terhubung ke database. Cocok untuk pemula total yang belum pernah menyentuh framework PHP sama sekali, dengan penjelasan konsep memakai analogi sederhana sebelum masuk ke kode. Di akhir kelas, kamu akan punya satu project mini yang benar-benar berjalan sebagai bukti nyata kemampuanmu.
Sebelum ngoding, kenalan dulu sama alat yang mau kita pakai. Framework adalah kerangka kerja siap pakai berisi kode-kode dasar yang sudah disusun rapi, jadi kamu tidak perlu bikin semuanya dari nol. Bayangin kamu mau bangun rumah — daripada bikin batu bata, semen, dan paku sendiri dari bahan mentah, kamu beli bahan-bahan itu yang sudah jadi, tinggal susun jadi rumah sesuai kebutuhanmu.
CodeIgniter 4 adalah salah satu framework PHP yang terkenal ringan, cepat, dan gampang dipelajari, cocok banget buat pemula yang baru pertama kali kenal framework. Di modul ini kita akan siapkan semua alat yang dibutuhkan sampai project pertamamu bisa dibuka di browser.
Download XAMPP di apachefriends.org sesuai sistem operasimu (Windows/Mac/Linux), lalu install seperti biasa (next-next saja). Setelah selesai, buka XAMPP Control Panel dan nyalakan modul Apache dan MySQL dengan klik tombol "Start" di masing-masing baris.
Kalau statusnya berubah warna hijau, artinya server lokal kamu sudah jalan. Coba buka browser, ketik localhost — kalau muncul halaman XAMPP, berarti sukses.
Download Composer di getcomposer.org, lalu install sesuai OS kamu. Setelah instalasi selesai, cek apakah Composer sudah terpasang dengan benar lewat terminal/command prompt:
composer -V
Kalau muncul versi Composer (misalnya Composer version 2.7.x), berarti sudah siap dipakai.
Buka terminal, arahkan ke folder htdocs di dalam folder instalasi XAMPP (ini folder tempat semua project web lokal kamu disimpan). Contoh di Windows:
cd C:\xampp\htdocs
Setelah itu, jalankan perintah Composer berikut untuk membuat project baru bernama belajar-ci4:
composer create-project codeigniter4/appstarter belajar-ci4
Tunggu prosesnya sampai selesai — Composer akan mengunduh semua file inti CodeIgniter 4 secara otomatis ke folder belajar-ci4.
CodeIgniter 4 punya cara praktis untuk menjalankan project tanpa perlu setting Apache secara manual, yaitu lewat perintah bawaan PHP. Masuk ke folder project-nya dulu:
cd belajar-ci4
Lalu jalankan server bawaan dengan perintah:
php spark serve
Spark adalah alat command-line bawaan CodeIgniter 4 yang membantu kita menjalankan berbagai perintah, salah satunya menyalakan server pengembangan. Kalau berhasil, di terminal akan muncul alamat seperti:
Server started on http://localhost:8080/
Buka alamat tersebut di browser. Kalau muncul halaman selamat datang khas CodeIgniter 4 (logo dan tulisan "Welcome to CodeIgniter"), berarti instalasi kamu berhasil sepenuhnya!
Sebenarnya bisa saja, tapi CodeIgniter 4 punya folder khusus bernama public yang jadi pintu masuk utama aplikasi (nanti kita bahas detail strukturnya di modul berikutnya). Memakai php spark serve lebih praktis untuk belajar karena otomatis mengarah ke folder public tanpa perlu setting virtual host di Apache.
Sekarang coba praktikkan sendiri, langkah demi langkah:
tugas-modul1 (bukan belajar-ci4 seperti contoh di atas).php spark serve, lalu screenshot halaman "Welcome to CodeIgniter" yang muncul di browser.php spark serve --port 8081. Perhatikan alamat yang muncul di terminal, lalu buka di browser — apakah halamannya tetap muncul dengan benar?Kalau semua langkah di atas berhasil tanpa error, kamu sudah siap lanjut ke modul berikutnya: memahami konsep MVC sebelum mulai menulis kode sungguhan.
Di modul sebelumnya kamu sudah berhasil install CodeIgniter 4 dan lihat halaman default-nya muncul di browser. Tapi sebelum kita mulai mengubek-ubek folder dan nulis kode, ada satu konsep yang wajib kamu pahami dulu: MVC. Kalau ini kelewat, nanti kamu akan bingung "ini kode nulis di mana, kok ada 3 folder beda buat 1 halaman doang?"
MVC (Model-View-Controller) adalah cara mengatur kode aplikasi dengan memisahkan 3 tanggung jawab berbeda: data, tampilan, dan logika alur. CodeIgniter 4 dibangun di atas konsep ini, jadi semua yang kamu bikin nanti bakal ikut pola ini.
Bayangkan kamu makan di restoran. Ada 3 pihak yang terlibat sampai makananmu sampai ke meja:
Kalau dipetakan ke aplikasi web:
/produk), memutuskan data apa yang perlu diambil, lalu menyuruh View untuk menampilkannya.Kamu mungkin mikir, "ribet amat, kenapa nggak taruh semua kode di satu file aja?" Bisa sih secara teknis, tapi akan jadi masalah begitu aplikasi membesar:
Supaya lebih konkret, begini urutan kejadian saat seseorang membuka halaman di aplikasi CodeIgniter:
1. User buka URL, misal: http://localhost:8080/produk
2. Router menentukan Controller mana yang harus menangani URL ini
3. Controller dijalankan → dia minta data ke Model (kalau perlu)
4. Model mengambil data dari database, lalu mengembalikannya ke Controller
5. Controller mengirim data itu ke View
6. View merender HTML dengan data tersebut
7. HTML jadi dikirim balik ke browser user
Perhatikan: User tidak pernah bicara langsung dengan Model atau View. Semua permintaan lewat Controller dulu — sama seperti kamu di restoran tidak langsung teriak ke dapur, tapi lewat pelayan.
Kamu belum perlu bikin file ini sekarang — ini cuma gambaran supaya kamu ngeh nanti struktur kodenya seperti apa:
// Controller (Pelayan)
public function index()
{
$data['produk'] = $this->produkModel->ambilSemua(); // minta data ke Model
return view('produk/index', $data); // kirim ke View
}
// Model (Koki)
public function ambilSemua()
{
return $this->db->table('produk')->get()->getResultArray();
}
// View (Piring saji) - file .php berisi HTML
= $item['nama'] ?>
Lihat bagaimana masing-masing bagian punya tugas jelas: Controller mengatur alur, Model urus data, View urus tampilan. Ini yang akan kita praktikkan detail satu per satu di modul-modul berikutnya (Controller di Modul 5, View di Modul 6, Model di Modul 9).
Ini bukan latihan coding — kita belum masuk kode sungguhan sampai modul depan. Tapi coba kerjakan supaya konsep MVC benar-benar nempel:
Kalau kamu bisa memisahkan ketiganya dengan jelas tanpa bingung mana yang tumpang tindih, berarti kamu sudah siap lanjut ke modul berikutnya: Struktur Folder CodeIgniter 4, di mana kita akan lihat langsung di mana folder Model, View, dan Controller ini fisiknya berada.
Modul baru ditambahkan secara berkala hingga kelas ini lengkap. Simpan halaman ini dan kembali lagi untuk lanjut belajar.