Media Belajar Coding untuk Developer Indonesia

Ruang Coding

Media belajar online bareng untuk mengembangkan keahlianmu di bidang pemrograman web dan aplikasi smartphone.

138+Member Aktif
28+Artikel & Tutorial
16+Project Siap Pakai
Kenapa Kode PHP Jadul Masih Dipakai Jutaan Website?

Coba tebak, bahasa pemrograman apa yang dipakai lebih dari 75% website di seluruh dunia? Jawabannya mungkin bikin kamu kaget: PHP, bahasa yang sering diejek "kuno" dan "ketinggalan zaman" oleh sebagian developer muda.

Padahal faktanya, raksasa teknologi seperti Facebook, Wikipedia, dan WordPress (yang menggerakkan jutaan blog serta toko online) masih setia menggunakan PHP sampai hari ini. Kalau PHP benar-benar jadul dan payah, kenapa mereka tidak pindah ke bahasa lain yang katanya lebih modern?

PHP Itu Seperti Motor Bebek: Sederhana Tapi Diandalkan

Bayangkan PHP seperti motor bebek yang sering dianggap "biasa saja" dibanding motor sport. Tapi coba lihat jalanan Indonesia—motor bebek tetap jadi pilihan nomor satu karena irit, gampang diperbaiki, dan sparepart-nya ada di mana-mana.

PHP punya logika yang sama. Dia memang bukan bahasa pemrograman paling kencang atau paling trendi, tapi dia mudah dipelajari, murah untuk dijalankan di server, dan komunitasnya besar banget. Kalau kamu stuck di tengah malam ngerjain tugas koding, hampir pasti ada forum atau tutorial yang membahas masalah serupa.

Kenapa PHP Bisa Bertahan Puluhan Tahun?

PHP pertama kali dibuat tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf, awalnya cuma untuk melacak siapa saja yang mengunjungi halaman CV online miliknya. Sekarang, hampir 30 tahun kemudian, PHP masih jadi fondasi banyak aplikasi web besar.

Ada beberapa alasan kenapa PHP tidak kunjung "pensiun":

  • Murah dijalankan — sebagian besar hosting web mendukung PHP tanpa biaya tambahan, beda dengan bahasa lain yang butuh server khusus.
  • Belajarnya cepat — sintaksnya relatif ramah untuk pemula, bahkan orang yang baru kenal coding bisa bikin halaman sederhana dalam hitungan jam.
  • Ekosistem raksasa — WordPress yang menggerakkan lebih dari 40% website dunia dibangun di atas PHP, begitu juga Laravel yang populer di kalangan developer profesional.
  • Terus diperbarui — PHP versi terbaru (seperti PHP 8) jauh lebih cepat dan aman dibanding versi lama, banyak orang yang masih membayangkan PHP versi 5 padahal teknologinya sudah jauh berkembang.

Bukan Berarti PHP Sempurna

Tentu saja PHP bukan tanpa kekurangan. Dulu PHP memang terkenal "bebas" alias longgar aturan, sehingga banyak kode berantakan yang susah dibaca orang lain—istilah kerennya "spaghetti code" karena logikanya belepotan kayak mi yang kusut.

Tapi seiring waktu, komunitas PHP mulai menerapkan standar penulisan kode yang lebih rapi, pakai framework seperti Laravel atau Symfony yang memaksa developer menulis kode dengan struktur jelas. Jadi kalau ada yang bilang "PHP itu berantakan", itu lebih ke masalah kebiasaan penulisnya, bukan bahasanya.

Siapa yang Cocok Belajar PHP Sekarang?

Kalau kamu baru mau mulai belajar web development dan bingung pilih bahasa apa, PHP masih jadi pilihan masuk akal. Alasannya sederhana: banyak lowongan kerja masih mencari developer PHP, apalagi perusahaan yang pakai WordPress atau sistem lawas yang perlu dirawat.

Selain itu, belajar PHP juga melatih kamu memahami cara kerja website secara menyeluruh—mulai dari menerima data dari form, menyimpan ke database, sampai menampilkan hasilnya ke pengguna. Konsep ini tetap berguna meski nanti kamu pindah ke bahasa lain.

Contoh Sederhana: PHP di Balik Layar

Supaya kebayang, begini contoh kode PHP paling dasar yang menampilkan sapaan ke pengunjung website:

<?php
$nama = "Teman RuangCoding";
echo "Halo, " . $nama . "! Selamat belajar PHP.";
?>

Kode di atas sederhana, tapi konsep yang sama—menerima data, mengolahnya, lalu menampilkan hasil—adalah dasar dari hampir semua website interaktif, termasuk form login, keranjang belanja, sampai sistem komentar di blog.

Jadi, PHP Jadul atau Justru Tahan Banting?

Daripada disebut "jadul", mungkin lebih tepat kalau PHP disebut "teruji waktu". Bahasa ini sudah melewati berbagai tren teknologi yang datang dan pergi, tapi tetap relevan karena terus beradaptasi dan punya komunitas yang besar untuk saling mendukung.

Jadi sebelum buru-buru menyimpulkan bahasa pemrograman tertentu "ketinggalan zaman", ada baiknya kita lihat dulu siapa yang masih memakainya dan kenapa. Siapa tahu, PHP justru jadi pintu masuk yang pas buat kamu mulai perjalanan sebagai web developer. Yuk, coba tulis baris kode PHP pertamamu hari ini!


Komentar (0)

Copyright © 2026 — Made with by Ruang Coding